Reclaiming Integrity in the Post-Truth Era: Reconstructing Pastoral Leadership Based on Ephesians 4:15
Abstract
The post-truth era presents a crisis of truth and integrity that clearly affects Christian leadership practices, particularly regarding the integrity and morality of pastors. The relativization of truth often shifts the theological foundations of church ministry, thereby risking the loss of pastoral leadership's integrity. Even the phenomenon of digital disinformation and the erosion of leadership morality in this era underscores the urgency of reconstructing a leadership model grounded in biblical texts. This study aims to conduct an exegetical analysis of Ephesians 4:15 as a theological foundation for pastoral leadership integrity in a post-truth culture. The method employed is exegetical analysis using a grammatical-historical and theological-syntactic approach. The results of the study show that Ephesians 4:15 emphasizes the integration of truth and love as the foundation for the church’s growth toward Christ as its Head. This theological dimension affirms pastoral leadership that is character-based, integrity-based, and Christ-centered amid the challenges of the post-truth culture. Thus, the pastoral leadership paradigm built from this text is able to guide the congregation to live according to the values of God’s truth.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alkitab. (2021). Alkitab Edisi Studi. Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia.
Amin, M. S. (2025). Pengaruh algoritma media sosial terhadap narasi keislaman di ruang digital. El-Wasathy: Journal of Islamic Studies, 3(1), 148–158.
Arifianto, Y. A., Sumual, E. N., & Rahayu, Y. F. (2025). Reflektif Teologi Digital di Era Pasca Pandemi dan Post-Truth:Strategi Edukasi Iman dan Kritik terhadap Kultur Digita. Jurnal Salvation, 6(1), 68–78.
Arifin, S. Y., & Tambunan, R. P. (2026). Teologi Kepemimpinan Kristen dan Spiritualitas Digital: Rekonstruksi Paradigma Pelayanan Gembala Gereja Kontemporer. Keruxon Ton Logon: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 98–112.
Awuy, A., & Tombeng, I. M. (2025). Inkarnasi Yesus Sebagai Paradigma Kepemimpinan Gereja. Missio Ecclesiae, 14(2), 90–100.
Djami, S. D. (2025). Fungsi Lima Karunia Jawatan Dalam Pertumbuhan Gereja: Studi Efesus 4: 11-16. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 10(2), 332–356.
Dongoran, N. A. B. (2025). Polarisasi Dalam Kepemimpinan Kristiani Di Era Post-Truth: Iman Yang Mematikan Dan Keletihan Rohani. Prosiding Seminar Nasional Teologi, 1, 255–268.
Douglas, J. D. (1982). Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid 1 A-L. Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.
Fauubun, M. S., Manno, D., Situmorang, J., & others. (2025). Etika Kekristenan yang Berakar dalam Kasih: Analisis Teologi Sistematis Efesus 4: 1-32. Kharismata: Jurnal Teologi Pantekosta, 7(2), 211–228.
Gea, T., & Zebua, E. B. (n.d.). Kajian Teologis Paulus Dalam 1 Korintus 12: 12-27 Tentang Tubuh Kristus Sebagai Model Kesatuan Gereja Masa Kini.
Hasibuan, D. B. (2024). Gembala dalam Pertumbuhan Iman. THEOSOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 11–19.
Janke, J. R. (1993). An Exegetical Study of Ephesians 4:1-16.
Johnston, P. (2006). IVP Introduction to The Bible. Yayasan Kalam Hidup.
Lase, B. M., Selviawati, S., Sirait, H., & others. (2025). Integritas dan Moralitas dalam Kepemimpinan Kristen: Upaya Gereja Membangun Spiritualitas Kepemimpinan Kristen. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 9(1), 103–112.
Lewu, A. P. (2025). Mereduksi Ajaran Sesat dalam Komunitas Kristen di Era Digital: Telaah Teologis Peran Gembala sebagai Penjaga Iman Jemaat. Manna Rafflesia, 12(1), 226–241.
Mudak, S., & Manafe, F. S. (2025). Integritas Kepemimpinan Berdasarkan Titus 1: 6-7 Bagi Pelayan Tuhan Di Gereja Lokal. JURNAL SABDA HOLISTIK, 1(1), 1–12.
Oddeng, Z. (2025). Hē Alētheia Eleutherōsei: Sebuah Pedekatan Eksegetis Terhadap Injil Yohanes 8:31-32. Manna Rafflesia, 11(2), 252–269.
Pfeiffer, C. F. (2001). The Wycliffe Bible Commentary,. Gandung Mas.
Rini, W. A. (2025). Dekadensi kepemimpinan dan disintegrasi tubuh Kristus: Analisis teologi etis terhadap krisis moralitas gereja di era kontemporer. Manna Rafflesia, 12(1), 213–225.
Rupa, C. S. (2016). Ciri khas seorang gembala berdasarkan perspektif 1 Petrus 5: 1-4. Jurnal Jaffray, 14(2), 165–188.
Samarenna, D. (2018). Rahasia Allah dalam Pelayanan Paulus Menurut Efesus 3:8-13. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 2(1), 61–71. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v2i1.21
Sigarlaki, I. R., Tendean, D. S., & others. (2025). Kepemimpinan Kristen, krisis kebenaran, peran gereja membangun spiritualitas di era post-truth. Jurnal Teologi Gracia Deo, 8(2), 265–275.
Software, B. ceased operation as a provider of B. (2018). BibleWorks.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.Bandung:Alfabeta. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Sumual, E. N., & Arifianto, Y. A. (2025). Keteladanan Kepemimpinan Paulus sebagai Strategi Teologi Pemimpin Kristen Era Digital dan Post Truth. Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 5(2), 199–212.
Sutanto, H. (2007). Hermeneutik: Prinsip dan Metode Penafsiran Alkitab. Literatur SAAT.
Sutanto, H. (2014). Perjanjian Baru Interlinear dan Konkordansi Jilid 2. Lembaga Alkitab Indonesia.
Tarigan, M. S. (2019). Pentingnya Kebenaran Allah Sebagai Landasan Pendidikan Kristen [The Significance Of God’s Truth As The Foundation Of Christian Education]. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 3(1), 80. https://doi.org/10.19166/JOHME.V3I1.1684
Telaumbanua, A. (2019). Peran Gembala Sidang Sebagai Pendidik Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 362–387. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.45
Tenney, M. C. (2017). Survei perjanjian baru. Gandum Mas.
Tino, S. A., & Kristiana, P. H. (2021). Menerapkan Konsep Hidup Menjadi Anak-anak Terang Berdasarkan Efesus 5: 1-21 bagi Remaja GPdI Samiri, Serui, Papua. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 4(2), 183–196.
Tulluan, O. (1999). Introduksi Perjanjian Baru. Departemen Literatur Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia.
Waruwu, Y., & Zega, A. J. (2025). Eksistensi Gereja dalam Sejarah Keselamatan: Perspektif Sistematik terhadap Peran dan Panggilan Eklesia. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 3(2), 92–102.
Widodo, W. S., & Suseno, A. (2025). Diskripsi Mengharapkan Segala Sesuatu Sebagaian Unsur Karakter Hamba Tuhan Sebagai Implementasi Kasih Dari Perspektif Korintus 13: 7. Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 5(3), 309–323.
Yulianus, J. (2022). Makna Kritus sebagai Kepala Gereja Menurut Efesus 5: 22-23 dan Implikasinya bagi Pembangunan Tubuh Kristus. REDOMINATE Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 109–128.
Zega, S. S., & Tarigan, M. S. (2024). Peran Guru Kristen Sebagai Penuntun: Sebuah Kajian Teologis Efesus 4: 11-16 Dalam Konteks Pendidikan Kristen [The Role of Christian Teachers as Guides: A Theological Study of Ephesians 4: 11-16 in the Context of Christian Education]. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 6(1), 91–108.
DOI: https://doi.org/10.53674/teleios.v6i1.365
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Yohanes Twintarto Agus Indratno, Edi Zakarijah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Email: jurnalteleios@gmail.com
Jl. Aer Terang No.4, Lingkungan VI, Malalayang Satu Timur, Kec. Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara

Teleios Jurnal are licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International
.png)


_.png)


