Kualitas Kedewasaan Rohani serta Implementasinya bagi Jemaat di Abad ke 21: Kajian 2 Petrus 1:3-11
Abstract
Abstract: Spiritual maturity is an important part of a believer's spiritual life. There are quite a few Christians who have been going to church for a long time but their spiritual condition is still childish, and there are even quite a few church administrators or church servants who, even though they are actively involved in the church, are still often disappointed and hurt. A healthy spiritual life must also experience healthy growth. Spiritual maturity should be an important point since a person experiences repentance and new birth. So that you become a Christian who has the maximum quality of spiritual maturity. This will be studied based on 2 Peter 1:3-11. This research uses descriptive qualitative methods. The aim of this research is First, to find the principles of the quality of spiritual maturity in 2 Peter 1:3-11. Second, the principles of the quality of spiritual maturity can be implemented in the lives of believers today. Third, the quality of maturity of believers grows rapidly and becomes an important part of the process of spiritual life. So, everything experienced by every believer can have a greater impact on personal life and God's church, so that the character of Christ becomes real.
Abstrak: Kedewasaan rohani menjadi bagian penting dalam kehidupan spiritual orang percaya. Tidak sedikit orang Kristen, yang sudah lama ke gereja tetapi keadaan rohaninya masih kekanak-kanakan bahkan tidak sedikit pengurus gereja atau pelayan gereja yang meskipun terlibat aktif di dalam gereja namun masih sering kecewa dan sakit hati. Kehidupan rohani yang sehat haruslah mengalami pertumbuhan yang sehat pula. Kedewasaan rohani hendaknya menjadi point penting sejak seseorang mengalami pertobatan dan kelahiran baru. Sehingga menjadi orang Kristen yang memiliki kualitas kedewasaan rohani yang maksimal. Hal ini akan dikaji berdasarkan 2 Petrus 1:3-11. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah Pertama, menemukan prinsip-prinsip kualitas kedewasaan rohani dalam 2 Petrus 1:3-11. Kedua, prinsip-prinsip kualitas kedewasaan rohani dapat diimplementasikan dalam kehidupan orang percaya masa kini. Ketiga, kualitas kedewasaan orang percaya menjadi bertumbuh pesat dan menjadi bagian penting dalam proses kehidupan rohani. Jadi dari semua dialami oleh setiap orang percaya dapat lebih berdampak bagi kehidupan secara pribadi dan gereja Tuhan, sehingga karakter Kristus menjadi nyata.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anwar Three Millenium Waruwu. (2023). Mengenal Allah melalui Pewahyuan. PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 19(1), 59–70. https://doi.org/10.46494/psc.v19i1.232
Arifianto, Y. A. (2020a). Kajian Biblikal tentang Manusia Rohani dan Manusia Duniawi. Jurnal Teruna Bhakti, 3(1), 12–24.
Arifianto, Y. A. (2020b). Pentingnya Pendidikan Kristen dalam Membangun Kerohanian Keluarga di Masa Pandemi Covid-19. REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(2), 94–106.
Baskoro, P. K. (2021). Refleksi Teologis Kitab Hosea Tentang Peran Tuhan Terhadap Kekudusan. DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 25–37. https://doi.org/10.52879/didasko.v1i1.2
Baskoro, P. K. (2022). Metode Pendekatan Pemberitaan Injil yang Efektif Menurut Injil Matius dan Aplikasinya Bagi Kelompok Sel Masa Kini. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(2), 433–449.
Baskoro, P. K., & Anggiriati, I. (2021). Implementasi Pemuridan dalam Efesus 4: 11-16 bagi Pertumbuhan Rohani Jemaat di Masa Kini. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 2(1), 242–265.
Datu, E. B. (2017). Pengaruh Spritual Terhadap Pertumbuhan Rohani Remaja Masa Kini. Jurnal Teologi, 13.
Gunawan, A. (2020). Pemuridan Dan Kedewasaan Rohani. SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.47596/solagratia.v5i1.52
Haniko, B. (2022). Peranan Jemaat Bagi Pertumbuhan Gereja (Eksposisi Injil Markus 1:17). EUANGGELION: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 29–41. https://doi.org/10.61390/euanggelion.v3i1.39
Henubau, E. (2016). Kedewasaan Rohani. Gds Jakarta.
Irawati, E., Kunci, K., Kepemimpinan, K. ;, & Yesus, ; (2021). Keteladanan Kepemimpinan Yesus Serta Implikasi Terhadap Kepemimpinan Gereja Pada Masa Kini. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora |, 169(1), 169–184.
MacArthur, J. (2005). The Macarthur Commentary 2 Peter & Jude. Moody Press.
Malik, M. (2023). Implementasi Integritas Dalam Pelayanan Hamba Tuhan. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(2), 115–130. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v4i2.124
Moo, D. A. C. dan D. J. (2016). An Introduction To The New Testement. Gandum Mas.
Oetomo, T. B. (2022). Karya Pendamaian Kristus: Analisis Efesus 2:11-18. Jurnal Missio Cristo, 2(1), 17–37. https://doi.org/10.58456/jmc.v2i1.2
Pearcy, N. (2002). Finding Truth: 5 Principles for Unmasking Atheisme, Secularisme, And Other God Substitutes. Momentum.
Rachelya, T., Pujiono, A., & Komaling, H. W. (2022). Peranan Pembinaan Rohani Terhadap Pertumbuhan Karakter Pemuda Remaja. EPIGNOSIS: Jurnal Pendidikan Kristiani Dan Teologi, 1(1), 43–53. https://doi.org/10.58232/epignosis.v1i1.3
Rim, J. (1999). Iman Yang Hidup dan Berkuasa-Meningkatkan Kerohanian Anda Hingga Mencapai Kedewasaan Penuh. Yayasan Andi.
Setiawan, I. (2017). Penderitaan Menurut Roma 8:18-25 dan Implikasinya bagi Gereja Tuhan Masa Kini. Missio Ecclesiae, 6(2), 139–166.
Siahaan, N. (2018). Kajian Biblika Tentang Penebusan dalam Kitab Rut dan Implikasinya Bagi Kehidupan Orang Percaya Masa Kini. Jurnal Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 339–344.
Simorangkir, S. L. B. L., & Arifianto, Y. A. (2020). Makna Hidup Dalam Kristus Menurut Filipi 1:21 dan Implikasinya Bagi Orang Percaya. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2), 228–242. https://doi.org/10.46348/car.v1i2.26
Stepanus, S. (2019). Keunggulan Yesus Kristus Menurut Kolose 1:16-18. HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen. https://doi.org/10.46817/huperetes.v1i1.16
Stone, R. J. (1978). Lectures Exegetial And Pratical On The Epistle of James. Klock and Clokl Christian Publishers.
Stott, J. (1994). Isu-Isu Global Kepemimpinan Kristiani. Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.
Swantina, M. M., & Sumakul, N. M. (2023). Implementasi Etika Kristen sebagai Tanggung jawab Moral Hamba Tuhan Dalam Pelayanan dan Kehidupan Sosial. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 5(2), 212–228. https://doi.org/10.47167/kharis.v5i2.208
William W. Klein, Craig L. Blomberg, R. L. H. J. (2017). Introduction to Biblical Interpretation 2. SAAT.
Yanto, S. A. B., & Baskoro, P. K. (2021). Kajian Teologis Konsep Hidup Tekun Menurut Surat Yakobus 1: 2-8 dan Aplikasinya Bagi Kehidupan Orang Percaya Pada Masa Kini. Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 1(2), 37–60.
Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266.
Zuck, R. (2015). A Biblical of Old Testament Theology. Gandum Mas.
Zuck, R. B. (1994). A Biblical Theology of the New Testament. In Journal of Biblical Literature (Vol. 94, Issue 2, pp. 266–276).
DOI: https://doi.org/10.53674/teleios.v4i1.97
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Paulus Kunto Baskoro, Orlando Hutapea

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Email: jurnalteleios@gmail.com
Jl. Aer Terang No.4, Lingkungan VI, Malalayang Satu Timur, Kec. Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara

Teleios Jurnal are licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International
.png)


_.png)


